Pakan Ternak

Bentuk dan Jenis Pakan : Berdasarkan bentuknya ada tiga jenis pakan, seperti yang dipaparkan dibawah ini.

  1. Mesh ( berbentuk tepung) : Bentuk ini merupakan bentuk ransum yang umum terlihat. Bahan yang dipilih menjadi ransum digiling halus kemudian dicampur menjadi satu. Ransum bentuk ini menyebabkan ayam tidak bisa memilih bahan pakan yang disenangi. Hal ini berdasarkan sifat dan cara makan ayam yang lebih gemar memakan pakan yang berbentu butiran dan berwarna. Oleh karena itu ransum yang berbentuk tepung kurang disukai ayam. Bentuk ransum yang halus ini memiliki keuntungan lain, yaitu mudah diserap usus ayam sehingga efisiensinya lebih baik. Ransum bentuk ini dapat digunakan untuk semua umur dan harganya lebih murah.
  1. Pellet (berbentuk bulat panjang) : Bentuk ini merupakan perkembangan dari bentuk tepung. Kelemahan dari bentuk ini adalah memungkinkan terjadinya kanibalisme, kurang cocok untuk anak ayam

Crumble (berbentuk pecah/butiran) : Bentuk ini merupakan perkembangan lebih lanjut dari bentuk pellet. Bentuk ini banyak digunakan untuk semua umur ayam broiler. Ransum ini sudah lazim digunakan oleh peternak karena harganya tidak semahal ransum bentuk pellet. .

Pengaruh Bentuk Fisik Ransum Pada Pertumbuhan Ayam Broiler

Perlakuan Berat Badan Ayam

Umur 8 minggu (Kg)

Konversi Ransum Umur 8 minggu (%)
· Pellet

· Bijian Pecah

· ½ pellet ½ bijian pecah

· Tepung

1,90-4,92

1,9

1,90

1,84

2,16-2,15

2,20

2,20

2,19

Sumber : Rasyaf, 1990

Di antara ketiga jenis bentuk pakan yang baik untuk dikonsumsi oleh layer maupun broiler adalah bentuk pellet dan crumble. Formula ransum komersial yang ada saat ini adalah sebagai berikut.

  • 90 – 95 % terdiri dari sumber nabati, dari jumlah ini 40 – 65 % merupakan jagung dan 20 – 40 % adalah sumber nabati lainnya
  • 3 – 6 % terdiri dari sumber hewani, terutama tepung ikan
  • 0 – 3 % merupakan makanan pelengkap

Jenis bahan pakan yang biasa digunakan, baik yang masih utuh maupun berupa limbah (sisa olahan), ada dua macam yaitu bahan nabati dan bahan hewani. Kedua jenis bahan pakan tersebut harus mengandung zat-zat yang diperlukan untuk pertumbuhan ternak. Zat-zat tersebut digolongkan ke dalam enam golongan, yaitu: karbohidrat, lemak, protein, asam amino, vitamin, mineral, dan air.

Categories: Ranggon Unggas | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: